Setiap orang pasti mendambakan keluarga yang bersinergi antar anggota keluarganya. Ternyata dalam menciptakan keluarga yang bersinergi itu tidak mudah karena suatu pasangan itu berasal dari dua latar belakang yang berbeda.

Maka, bagaimana caranya dan manfaat apa yang diperoleh bila dalam sebuah keluarga, para anggotanya mampu bersinergi secara penuh dan optimal?

Satu Visi Misi

Keluarga ideal merupakan keluarga yang selalu bersinergi dalam menjalankan perannya masing-masing sehingga mencapai kehidupan yang bermakna. Keluarga adalah lembaga terkecil dalam masyarakat dimana seseorang tumbuh dan mendapatkan pendidikan dari orangtuanya agar bisa menjalankan kehidupannya bermasyarakat.

Menurut Stephen Covey jika 1+1=3, maka itulah yang disebut sinergi yakni saling mengisi dan melengkapi perbedaan untuk mencapai hasil yang lebih besar daripada jumlah bagian per bagian.

Contoh yang sederhana bentuk sinergi misalkan, sebuah kelompok mendapatkan tugas untuk berjualan produk kuliner. Semua anggota kelompok bersinergi untuk mendapatkan hasil lebih, maka ada anggota yang bisa dalam kuliner bertugas memproduksi dan ada yang bisa dalam internet bertugas mempromosikannya. Dengan begitu hasilnya lebih besar dan cepat, bila dibandingkan dengan tiap anggota memproduksi dan mempromosikan sendiri-sendiri.

Meminimalisir Konflik

Berbeda halnya jika semua anggota keluarga dapat bersinergi, tentu hal-hal yang dapat memicu konflik di dalam keluarga dapat dihindari dan suasana yang harmonis pun akan didapatkan.

Bayangkan, jika salah satu anggota keluarga tidak dapat bersinergi dalam menjalankan perannya dalam keluarga, misalkan seorang anak yang seharusnya bangun pagi karena harus berangkat sekolah lebih awal karena ayahnya juga harus menghadiri sebuah rapat penting. Namun, sang anak bangun kesiangan maka tentu akan menghambat aktifitas ayanhnya sudah dirancang sedemikian rupa.

Akhirnya ayah akan marah-marah karena terburu-terburu kemudian anak juga akan merasa bersedih karena sikap ayahnya yang menggerutu sepanjang jalan. Tentu sepanjang hari itu ayah dan anak akan menghabiskan waktu dengan tidak nyaman karena diawali dengan pagi hari yang tidak menyenangkan.

Kesehatan Psikologis Anak

dengna bersinergi psikologis anak pun akan menjadi lebih sehat karena menurut Prof. Dr. Juke R. Siregar, M.Pd., Psikolog Anak sekaligus Guru Besar Psikologi Unpad ketika menjadi pembicara dalam sebuah seminar mengatakan bahwa sinergi itu diperlukan untuk menciptakan anak-anak sebagai generasi penerus supaya hidup sejahtera psikologis.

Dia mampu menghadapi tantangan, dia mampu bekerja keras, dia mampu menentukan hidupnya, dan dia mampu menentukan mana yang benar dan mana yang salah. Jika anak sudah terbentuk menjadi penerus generasi yang sehat jasmani maupun rohani maka kehidupannya pun akan menjadi lebih bermakna dan seterusnya akan terangkai rantai keluarga yang ideal.

 

(Kontributor: Desty)