Stop Bullying

Beberapa tahun terakhir ini kita mungkin sering mendengar banyak yang membicarakan tentang Bullying.

Bullying adalah perilaku tidak menyenangkan yang sengaja dilakukan untuk menekan, mengintimidasi, dan menakut-nakuti korbannya untuk menunjukkan kekuatan/kekuasaan pelakunya.

Kasus bullying banyak menimpa anak-anak, meskipun adapula yang menimpa orang dewasa. Pelakunya adalah teman sebayanya, atau kakak kelasnya yang merasa lebih berkuasa dari si korban. Namun, jangan salah…pelakunya bisa jadi adalah orangtuanya sendiri. Tanpa sadar, orangtua seringkali memarahi anak di depan umum, merendahkan anak, mencubit, memukul dan perilaku lain yang membuat anak tertekan.

Kita perlu mengetahui dan waspada jikalau anak kita mendapat perilaku bullying di rumah, sekolah ataupun lingkungannya. Oleh karenanya, yasmina mau berbagi informasi tentang gejala anak yang mendapatkan perilaku bullying:

  1. Hilangnya minat pada pekerjaan sekolah/PR
  2. Sulit konsentrasi pada pekerjaan sekolah
  3. Berkurangnya minat pada kegiatan-kegiatan sekolah
  4. Drop out dari kegiatan yang tadinya dia sukai
  5. Adanya penurunan pada penampilan akademisnya
  6. Adanya penurunan pada kehadirannya di sekolah
  7. Berubahnya perilaku sehari-hari
  8. Menjadi pasif, pemalu, menarik diri
  9. Menurunnya rasa percaya diri
  10. Sensitif, was-was
  11. Nervous, khawatir, takut, cemas
  12. Mudah menangis, temperamen mudah berubah
  13. Agresif, menyerang balik (tapi selalu kalah)
  14. Menyalahkan diri sendiri
  15. Khawatir bila ke toilet, kantin, dll.
  16. Ingin melarikan diri, bunuh diri
  17. Pusing, sakit perut, gagap
  18. Punya sedikit teman

Jadi, kalo anak kita mengalami hal tersebut, kita harus waspada dan segera mencari tahu apa yang terjadi dengan anak kita, sehingga anak kita bisa disembuhkan traumanya.