Ketika sudah menjadi orangtua, rasa-rasanya ada saja hal yang membuat para Ibu merasa jenuh, kesal, suntuk, marah, dan segenap perasaan tidak enak lainnya.

Bagaimana pun kondisi di rumah, Ibu harus tetap merasa bahagia dan menjalani semua masalah dengan santai dan tenang. Ada beberapa kebiasaan baik yang bisa Ibu terapkan di rumah agar merasa terus bahagia.

1. Jangan malu meminta bantuan

Jangan takut meminta pertolongan dari keluarga dan teman, jika merasa perlu. Hal ini menandakan bahwa tidak ada masalah dengan hubungan sosial. Sementara ibu yang murung, cenderung segan untuk meminta tolong karena ia sering merasa canggung bahkan dengan tetangga dekat atau keluarga.

2. Jalan-jalan menikmati udara terbuka

Udara segar, sinar matahari, dan alam terbuka diyakini sebagai mood booster yang mujarab. Ibu yang bahagia bisa memanfaatkan fasilitas alam ini dengan mengajak anak bermain ke taman. Ia menikmati momen ketika ia mendorong anak di ayunan dan bahagia melihat buah hatinya tertawa lepas.

3. Merencanakan waktu bersantai untuk diri sendiri

Di antara kerasnya tantangan yang harus Ibu taklukkan sebagai wanita bekerja, ibu, dan istri, luangkan waktu beberapa hari khusus untuk menikmati liburan. Berikan hadiah pada diri sendiri sehingga terbit rasa puas dalam diri.

4. Menghibur diri dengan makan, tidur, dan hal-hal menggembirakan lainnya

Bagi ibu baru, kurang tidur seolah menjadi suatu hal biasa, karena harus menjaga bayi yang bisa menangis sewaktu-waktu. Waktu tidur yang sebelumnya 8 jam sehari, menurun drastis hingga setengahnya.

Padahal kurang tidur bisa menjadi akar masalah kesehatan hingga mood yang tak baik. Ibu yang bahagia tahu bagaimana menyiasati masalah ini. Jika masih belum bisa, akali dengan mengonsumsi makanan berserat seperti oatmeal, buah-buahan, dan sayuran.

5. Baik pada tetangga

Ibu bahagia bisa melakukan hal-hal baik untuk orang lain, terutama tetangga. Hubungan baik dengan tetangga menandakan bahwa kehidupan sosial menjadi sehat.

6. Mampu memberi maaf

Memberi maaf tidak hanya ditujukan pada orang lain. Diri sendiri pun perlu dimaafkan. Ketika gagal mengerjakan tugas rumah tangga dengan sempurna, nilai ujian anak yang tidak memuaskan, jangan salahkan diri sendiri. Tidak berhasil hari ini, coba kembali esok, yang didahului dengan memberi maaf pada kekurangan diri sendiri.

7. Bersyukur 

Ibu yang bahagia tidak membandingkan diri dengan tetangga mereka atau orang lain. Baik dari segi anak, merek mobil, ukuran rumah, dan lainnya. Meski tak sedikit orang terkecoh dengan materi, ibu bahagia ingat bahwa segala sesuatu yang disyukuri akan terasa cukup bagi kita. Sebab, nikmat Allah sudah sangat banyak yang diberikan kepada kita.