Seiring dengan berkembangnya teknologi dan semakin banyaknya fitur yang ditawarkan oleh ponsel pintar, bukan tidak mungkin bahwa waktu penggunaannya akan semakin meningkat.

Tahukah Ayah/Bunda bahwa berdasarkan hasil survei yang dilakukan hingga tahun 2016, ternyata orang Indonesia rata-rata menghabiskan waktu hingga 5,5 jam dalam sehari untuk menggunakan ponsel pintar atau smartphone?

Berhati-hatilah terhadap penggunaan ponsel oleh anak-anak. Sebab, radiasi ponsel bisa mengakibatkan penyakit yang terdeteksi tidak dalam jangka waktu dekat atau terdeteksi saat sudah cukup parah.

Kira-kira, 5 penyakit ini dapat muncul jika anak tidak dibatasi penggunaannya pada ponsel:

Alergi Mata 

Mata adalah organ tubuh yang bekerja paling keras saat menggunakan ponsel. Oleh karena itu, dampaknya sangat terasa bila ponsel digunakan berlebihan.

Sinar radiasi adalah pancaran energi berbentuk panas, partikel, atau gelombang elektromagnetik yang muncul dari sumber radiasi tersebut. Bahaya radiasi terhadap mata sangat terasa ketika sudah memandangi ponsel dalam waktu yang sangat lama.

Jika mata sudah lelah, energi panas yang dipancarkan melalui sinar radiasi tersebut akan mengendap di mata (tidak disebarkan ke seluruh tubuh) dan akhirnya berpotensi untuk merusak penglihatan.

Blepharitis

Gangguan mata ini ditandai oleh kelopak mata yang memerah dan bengkak. Kondisi ini muncul karena penggunaan ponsel yang terlalu lama sehingga menimbulkan bahaya radiasi.

Blepharitis juga dapat disebabkan oleh menurunnya frekuensi kedipan mata saat seseorang menatap layar. Ketika mata kurang berkedip, maka air mata akan menguap dan mata kita menjadi lebih cepat kering dan tidak nyaman.

Adapun gejala yang biasa dialami oleh penderita blepharitis adalah mata menjadi kering, kelelahan, dan muncul perasaan mata seperti berpasir. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengantarkan pada penyakit-penyakit lainnya yang lebih serius.

Blurry Vision

Penyakit mata akibat radiasi ponsel selanjutnya adalah blurry vision. Saat memandangi layar dalam waktu lama, otot mata akan menjadi tegang.

Pada akhirnya, mata kita tidak mampu untuk fokus dengan cepat pada jarak yang berbeda. Hal inilah yang disebut dengan blurry vision atau penglihatan kabur.

Kerusakan Retina

Bagian lainnya yang berpotensi dirusak oleh bahaya radiasi ponsel pada mata adalah retina. Paparan langsung radiasi serta sinar biru dari layar ponsel dapat menyebabkan kerusakan pada retina atau degenerasi makula.

Hal ini menyebabkan hilangnya penglihatan sentral, yaitu kemampuan untuk melihat benda yang ada di depan kita.

Katarak

Sudah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa radiasi ponsel dapat menimbulkan penyakit katarak. Gelombang radio yang dipancarkan oleh ponsel dapat menyebabkan jaringan mata “menggelembung” yang merupakan gejala awal munculnya katarak.

Energi panas yang dipancarkan sinar radiasi juga dapat membuat penglihatan menjadi buram dan susah fokus. Bahkan, pada beberapa kasus tertentu radiasi dari ponsel dapat menjadi penyebab munculnya kanker mata.