Seiring perkembangan zaman, banyak orangtua yang meninggalkan budaya mendongeng untuk anak. Padahal, mendongeng punya banyak manfaat bagi kecerdasan dan perkembangan kepribadian anak. Dongeng mampu membantu tumbuh kembang anak di masa mendatang.

Tidak ada istilah terlalu dini dalam hal mendongeng. Saat Si Kecil masih dalam kandungan pun, aktivitas ini sudah bisa Anda lakukan. Ketika Si Kecil sudah lahir, lebih baik untuk melanjutkan kebiasaan baik ini.

Memang benar, saat baru lahir Si Kecil belum bisa memahami kata-kata Ayah/Bunda. Namun, mendengar suara orangtuanya, bisa menjadi langkah awal untuk merangsang kemampuan mendengar dan mengenal suara-suara bagi Si Kecil.

Inilah beberapa manfaat mendongeng untuk anak:

  1. Memperkaya kosakata anak.
  2. Mendengarkan sebuah cerita bisa menstimulasi daya imajinasi Si Kecil.
  3. Melatih kemampuan mendengar.
  4. Meningkatkan kemampuannya berkomunikasi.
  5. Meningkatkan interaksi verbal antara Anda dan Si Kecil.
  6. Mengajarkan padanya tentang konsep cerita, angka, huruf, warna, dan bentuk.
  7. Memberikan informasi tentang dunia di sekitarnya.

Usai membacakan dongeng, Ayah/Bunda bisa bertanya kepada anak mengenai cerita tersebut atau membiarkannya untuk bercerita kembali. Hal ini bermanfaat untuk melatih daya ingatnya.

Saat mendongeng, Ayah/Bunda dan Si Kecil bisa berpelukan, tertawa bersama dan bermanja-manja. Hal itu bisa mempererat hubungan antara orang tua dan anak.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang sering didongengkan atau yang kerap membaca, memiliki kemampuan matematika yang lebih baik dibandingkan anak seusianya. Anak pun menjadi lebih mudah berempati, mengajarkan ragam emosi kepada anak.