Ingin punya pekarangan di lahan sempit/terbatas? Daerah perkotaan yang sudah padat penduduk, pasti sudah semakin berkurang lahan untuk bercocok tanam. Tapi, hal tersebut bisa diselesaikan dengan pertanian metode hidroponik. Cukup menggunakan bahan-bahan yang mudah dijangkau gelas maupun botol bekas air minum, air, kapas/rokul sebagai media tanam dan pupuk/nutrisi untuk tanaman, kita sudah bisa menanam aneka tanaman sayur, buah maupun tanaman hias.

Bogor yang dikenal sebagai kota hujan, saat ini sudah semakin padat penduduk sehingga lahan terbuka hijau semakin sedikit. Oleh karena itu, masyarakat perlu dilatih keterampilan pertanian tanpa menggunakan tanah, yaitu hidroponik.

Sebagai bentuk aksi nyata, Yasmina Foundation bekerja sama dengan SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu) mengadakan pendampingan kegiatan hidroponik di masyarakat. Kegiatan diawali dengan pelatihan pertanian metode hidroponik kepada masyarakat di Kelurahan Kedung Waringin Bogor.  Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2015 bertempat di gedung pelatihan Yasmina. Para peserta merupakan perwakilan PKK di Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal Bogor.

Peserta pelatihan dijelaskan tentang  keuntungan hidroponik yaitu  pemeliharaan dan budidaya  tanaman   hidroponik  lebih  mudah karena tempatnya relatif bersih, media tanaman yang digunakan steril dan tanaman terlindung dari terpaan hujan, serangan hama penyakit relatif kecil, tanaman lebih sehat,  produktivitasnya tinggi, mutu hasil tanaman berkualitas tinggi dan tahan lama serta harga jualnya tinggi. Para peserta juga diajarkan tahapan penanaman dengan metode hidroponik, baik secara teori maupun praktek di Green House yang telah dibangun oleh Yasmina dengan bantuan SIKIB.