Sosialisasi Program Pendampingan Pendidikan Gizi di PAUD Cerdas, RW 05 Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Citeureup. Bogor (7/9)

Setelah sosialisasi pendampingan pendidikan gizi dilakukan di PAUD Mekar, RW 04 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur pada 31/8, Yasmina Foundation kembali menggelar acara serupa di PAUD Cerdas RW 05 Kelurahan Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor (7/9).

Acara tersebut terselenggara berkat kerjasama antara Yasmina Foundation dan Danone Indonesia yang rencananya akan berjalan hingga Juni 2018.

Alwan Bukhori, selaku Health and Nutrition Manager – Sustainable Development – Danone Indonesia, menuturkan bahwa kerjasama ini perlu dilakukan karena Danone Indonesia merupakan bagian dari masyarakat sehingga kontribusi yang dilakukan bukan hanya sebatas program. Namun, juga sebuah kewajiban.

“Oleh sebab PT Sugizindo yang menjadi bagian dari grup Danone berada di Kelurahan Karangasem Barat, maka inilah bentuk kerjasama yang diharapkan. Danone Indonesia dan Nutricia adalah bagian dari masyarakat maka perlu keterlibatan kami sebagai bentuk kontribusi sosial dalam bidang pendidikan gizi. Bentuk kontribusi kami yakni dengan memberikan pelatihan gizi bagi guru PAUD Cerdas dan orangtua.”

Masyarakat Harus Kompak

Alwan menambahkan bahwa perlunya kerjasama tak hanya bagi guru dan orangtua. Namun, masyarakat juga berperan untuk ikut mengawasi pergaulan anak-anak. Jika ada yang salah, segera diingatkan.

“Mulai dari otak, perilaku, kesehatan, dan semua kebiasaan anak harus diperhatikan oleh orangtua. Nah, selain orangtua, masyarakat sekitar juga punya kewajiban mengawasi dan mendidik anak-anak dengan cara menciptakan lingkungan yang baik bagi mereka,” imbuhnya.

Rita, selaku Kepala Sekolah PAUD Cerdas Kelurahan Karang Asem menuturkan bahwa program pendidikan gizi ini akan diterjunkan ke masyarakat RW 05, maka seluruh warga harus kompak.

“Guru dan orangtua harus saling bantu agar anak mendapatkan gizi yang sesuai untuk perkembangan otak dan tubuh mereka. Mari kita saling bekerjasama agar guru dan orangtua mendapat ilmu yang holistik mengenai asupan pangan dengan gizi seimbang bagi anak.”

Sinergi HIMPAUDI dan Danone Indonesia

Asriani, S.Pd selaku wakil ketua HIMPAUDI Kecamatan Citeureup, menegaskan mengenai perlu adanya upaya untuk saling menguatkan antar seluruh elemen, yakni lembaga dan perusahaan yang menyelenggarakan program, guru, dan orangtua.

“Sebab pendidikan anak usia dini tidak mudah. Mempertahankan agar paud ini terus berjalan dengan baik itu sulit, tapi kita pasti bisa. Olehnya, perlu sinergi antara program HIMPAUDI dan Danone Indonesia yakni program nasional mengenai pendidikan gizi,” jelas Asriani.

Tim Yasmina berharap, masyarakat dapat terlibat penuh, aktif, dan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Sebab, persoalan gizi ini sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak. (*/Sekar)