Di lingkungan yang  dianggap aman, seperti di rumah saja anak bisa mengalami kondisi tidak terduga, seperti terjepit, tersiram air panas, bahkan menelan kancing. Jika Anda menghadapi situasi “darurat”, tetap tenang dan segera atasi kepanikan Anda.

1. Terkunci dalam ruangan

Hindari menggedor dan berteriak, karena bisa membuat anak jadi tambah takut dan panik. Orangtua dan anak harus sama-sama tenang. Tanyakan mengapa ia terkunci.

Jika kunci masih tergantung di pintu, mintalah anak mencabutnya agar Ayah/Bunda bisa membuka pintu dari luar menggunakan kunci cadangan.

2. Menelan kancing

Jangan memukul punggung atas (dekat tengkuk) sekeras mungkin agar kancing bisa terlepeh. Kancing malah bisa tertelan lebih jauh. Ayah/Bunda sebaiknya menguasai dengan baik  teknik untuk membantu anak memuntahkannya.

Cari tahu jenis kancing yang tertelan. Bisa lihat dari beberapa sisa kancing di sekitar si kecil. Jika kancing berdiameter 1-1,5 cm, Anda boleh bernapas lega. Kemungkinan besar kancing tersebut bakal terbawa keluar bersama fesesnya 4-6 hari kemudian atau paling lambat 3-4 minggu.

Jika kancing berukuran besar, sebaiknya mengupayakan si kecil muntah tetapi harus dengan hati-hati. Akan lebih baik jika langsung membawanya ke dokter.

3. Lengket kena lem

Hindari menarik dengan paksa jari si kecil yang lengket akibat lem. Akibatnya kulit jari bisa terkelupas.

Tenangkan dia, cari lotion, minyak kelapa, atau minyak kayu putih, lalu oleskan pada bagian kulit yang lengket. Coba pisahkan bagian yang lengket secara perlahan. Jangan dipaksa.

4. Tersiram air panas

Jangan mengoleskan pasta gigi atau kecap bisa memperburuk kondisi kulit. Periksa bagian tubuh mana yang terkena. Aliri dengan air mengalir selama kurang lebih 10 menit. Hindari penggunaan air hangat, air dingin atau es.

Keringkan dengan cara ditepuk-tepuk perlahan, lalu olesi dengan salep antibiotik atau salep khusus luka terbakar pada bagian kulitnya. Jika lukanya parah, kulit sampai melepuh dan menggelembung, jangan segan-segan menghubungi dokter.

5. Kejatuhan barang

Jangan menjerit keras atau melakukan sesuatu yang bisa membuat anak tambah panik. Segera pindahkan si kecil ke tempat yang aman. Perhatikan barang apa yang telah menimpa si kecil. Ini bisa memprediksi luka jenis apa yang mungkin dialami si kecil.

Jika barang pecah belah, bersihkan luka lalu beri antiseptik. Jika banyak yang terkena pecahan kaca, sebaiknya Anda langsung melarikan si kecil ke dokter. Jika hanya terbentur benda keras Anda bisa mengompresnya dengan air dingin lalu mengolesinya dengan minyak tawon.